7 Bentuk Motivasi Kerja Karyawan dan Cara Meningkatkannya

profil
By admin
motivasi kerja karyawan

Motivasi kerja karyawan adalah aspek penting dalam sebuah perusahaan yang akan mengarah pada peningkatan performa bisnis maupun individu karyawan.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan riset yang telah dikeluarkan oleh Gallup, bahwa sangat disayangkan ada banyak perusahaan harus gagal berkembang karena tingkat karyawan yang termotivasi hanya sekitar 13%.

Kegagalan ini tentu tidak Anda inginkan, bukan? Oleh sebab itulah, penting untuk memahami betapa besarnya efek motivasi kerja karyawan dan tahapan-tahapan untuk selalu mempertahankannya.

Kenapa Motivasi Kerja Karyawan itu Penting?

Motivasi karyawan didefinisikan sebagai tingkat antusiasme, energi, komitmen dan berbagai inisiatif untuk tetap berinovasi dan berkreativitas untuk perusahaan setiap hari.

Ada beberapa alasan mengapa motivasi karyawan itu penting. Terutama karena memungkinkan manajemen untuk memenuhi tujuan perusahaan. Tanpa tempat kerja yang termotivasi, perusahaan dapat ditempatkan pada posisi yang sangat berisiko.

Karyawan yang selalu termotivasi merupakan aset penting bagi perusahaan, mereka berbanding lurus dengan tingkat potensi perusahaan mencapai kesuksesan.

Secara ringkas, motivasi kerja karyawan penting karena 7 hal berikut:

  • Ada suasana positif di dalam perusahaan.
  • Rekan kerja senang dan merasa aman di tempat kerja.
  • Meningkatkan komitmen dan kepuasan karyawan.
  • Meningkatnya produktivitas dalam bekerja.
  • Mereka selalu berusaha mencapai hasil yang lebih baik daripada rekan-rekan mereka.
  • Memastikan klien atau konsumen senang.
  • Menurunkan angka turnover karyawan.

Meskipun motivasi merupakan indikator kinerja karyawan yang tidak berwujud, sulit diukur dan sulit untuk dikendalikan. Motivasi tetap mudah dikendalikan dengan benar jika perusahaan Anda tahu bagaimana memfasilitasinya secara rutin dan tekun.

Perusahaan Anda harus paham bahwa karyawan Anda adalah individu-individu yang punya sifat berbeda satu sama lain.

Dari perbedaan tersebutlah, Anda dapat memutuskan untuk memiliki tipe motivasi mana yang seharusnya mereka dapatkan, apakah motivasi intrinsik atau motivasi ekstrinsik.

Dari sinilah Anda perlu memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai jenis dan cara memotivasi karyawan.

7 Bentuk Motivasi Kerja Karyawan Paling Efektif dalam Perusahaan

tim yang termotivasi

Daftar di bawah ini merupakan penjelasan ringkas dari beberapa bentuk atau langkah nyata yang dapat diambil sebuah perusahaan dalam upaya meningkatkan motivasi kerja karyawan.

1. Lakukan Survei dan Terimalah Feedback

Salah satu alasan kenapa perusahaan merasa kesulitan menemukan titik terbaik untuk memberikan motivasi kepada seluruh karyawannya adalah karena ketidaktahuan mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan.

Tim manajerial atau bahkan pemilik perusahaan terlalu banyak berasumsi, seolah-olah mereka tahu karyawan mereka akan lebih komitmen jika diberikan A, B, C dan D.

Kenyataannya, A, B, C bahkan D itu bukanlah sesuatu yang karyawan mereka butuhkan. Hingga akhirnya berujung pada pemborosan uang, waktu dan tenaga.

Maka, langkah pertama yang harus diambil perusahaan adalah mengumpulkan feedback melalui survei motivasi dan kepuasan karyawan.

Biarkan karyawan memberikan feedback yang jujur dan tulus tentang pengalaman, ide, dan saran mereka. Ini akan membantu perusahaan mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian Anda.

Ada banyak cara untuk mendapatkan feedback, Google Forms salah satu yang paling sering digunakan.

2. Akui dan Apresiasi Pekerjaan Mereka

Terdengar klise, tapi banyak yang mengabaikannya.

Quantum Workplace merilis riset dan memberitahukan kepada kita semua bahwa sekitar 51% karyawan menginginkan pengakuan dari atasan mereka agar tetap merasa nyaman dan betah di perusahaan mereka saat ini.

Pada akhirnya, pengakuan dan apresiasi akan menjadi pendorong utama motivasi karyawan meningkat dan berdampak positif pada kemajuan perusahaan.

Poin ini terjadi karena ada harga diri yang diangkat oleh atasan mereka tentang apa yang sudah mereka kerjakan saat ini, seberapapun baik atau buruk hasil pekerjaan tersebut.

3. Tunaikan Hak dan Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Ada cukup banyak issue yang terjadi belakangan ini di Indonesia, issue yang paling menyorot dan harus dijadikan sebagai pelajaran bagi semua pemilik perusahaan di Indonesia salah satunya tentang hak dan kesejahteraan karyawan.

Saat perusahaan Anda merekrut karyawan, saat itu juga Anda harus memperhatikan kesejahteraan mereka.

Kesejahteraan disini dalam arti bukan hanya tunjangan dan gaji yang besar, kesejahteraan mereka dapat dimulai dari sesuatu hal kecil, seperti load kerja yang seimbang, hak untuk cuti, istirahat, mendapatkan upah yang layak dan lain sebagainya.

Saat hak dan kesejahteraan karyawan terpenuhi dengan baik, saat itulah mereka sadar bahwa ada kewajiban yang harus terpenuhi. Dan kewajiban ini, menuntut mereka untuk tetap produktif, termotivasi dan berkinerja bagus.

4. Janjikan Insentif atau Hadiah

Pada kenyataannya, tidak semua karyawan dapat dengan mudah termotivasi dengan hak yang sudah seharusnya mereka dapatkan.

Memang benar beberapa karyawan membutuhkan insentif, hadiah atau penghargaan hanya untuk sekedar menyelesaikan tugas atau mencapai targetnya.

Namun, harus diingat bahwa insentif punya arti sebagai salah satu alat motivasi yang paling cepat pudar bagi seorang karyawan.

Jangan habiskan waktu terlalu banyak untuk memikirkan bagian ini, lakukanlah secukupnya.

5. Jadilah Perusahaan yang Visioner

Penting untuk diketahui bahwa seorang karyawan perlu mengetahui bahwa pekerjaan mereka selama ini akan mendorong ke arah sesuatu yang penting bagi dirinya dan perusahaan.

Disinilah karakter kepemimpinan tim manajerial perusahaan kita berperan besar.

Pemimpin perusahaan diharapkan mampu memberikan gambaran besar tentang apa yang ingin dicapai oleh perusahaan, serta melemparkannya kepada semua karyawan.

Bayangkan jika sebagai seorang pemimpin, kita tidak memiliki visi untuk perusahaan sendiri, bagaimana kita harus mengharapkan semua karyawan untuk mengakui visi kita?

6. Berikan Jenjang Karir yang Jelas

Setiap individu punya impian dan karir yang ingin dicapai. Semakin tinggi tekad seseorang untuk meraih impian dan karir tersebut akan mempengaruhi motivasi dan kinerja mereka.

Di dalam perusahaan dengan jenjang karir yang jelaslah, akan muncul benih-benih karyawan yang mudah termotivasi dan produktif dalam menyelesaikan tanggung jawab mereka, bahkan lebih dari apa yang diinginkan perusahaan.

7. Jadilah Leader, Bukan Boss

Dari semua hal yang sudah disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja karyawan datang dari leader yang baik, bukan dari atasan, bukan juga dari bos.

Karena seperti yang kita ketahui, bos hanya mengapresiasi diri sendiri, memerintah dan lalai dengan hak yang harus diberikan.

Sedangkan leader ingat dengan semuanya serta punya kemantapan dalam diri untuk selalu mengapresiasi timnya juga.

Bagaimana dengan perusahaan Anda? Ingin mulai menerapkan tips-tips meningkatkan motivasi kerja karyawan yang mana?

Kami hanya menyarankan untuk tidak melewati satupun dari 7 tips di atas, dan jika ada yang dapat di-improve dari yang sudah kami sebutkan, silahkan lakukanlah sekarang juga.

Jangan tunggu nanti-nanti, action-lah mulai sekarang. Bila butuh informasi mengenai pelatihan karyawan dan manajemen informasi untuk meningkatkan performa perusahaan, hubungi kami dengan menekan klik tombol di bawah ini.

Ditulis oleh Rendy Andriyanto

Like it? Share it!

Get In Touch!

Ingin konsultasi seputra pengembangan inovasi di perusahaan Anda? Jangan ragu hubungi kami, konsultasi gratis.

    5 Hasil Inovasi Pada Saat Pandemi Covid

    Pandemi Covid-19 memang telah banyak mengubah wajah dunia, termasuk Indonesia. Pandemi yang membuat perekonomian bergerak sangat lambat, membuat pebinsis berpikir keras untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Maklum di masa pandemi, tidak sedikit bisnis yang terpaksa harus gulung tikar karena minimnya pemasukan sehingga tidak bisa menutup biaya operasional. Saat pandemi, pergerakan atau mobilitas masyarakat memang sangat terbatas

    By admin
    Baca Selengkapnya

    Inilah Dampak Aturan Baru Dihapusnya Test Antigen/PCR Untuk Perjalanan Domestik Pada Bisnis

    Seperti kita ketahui bersama bahwa sekarang untuk melakukan perjalanan domestik baik itu melalui jalur darat, laut atau udara, tidak diharuskan melakukan tes antigen/PCR. Perubahan peraturan ini sendiri sudah ditetapkan oleh Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan ditetapkannya Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Cocid-19 nomor 11 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang

    By admin
    Baca Selengkapnya

    LevelUp Meetup 8 Maksimalkan Media Sosial-mu dengan Copywriting!

    Baca Juga:  Cara Menciptakan Inovasi dan Kreativitas dalam Berbisnis

    By admin
    Baca Selengkapnya