Apa Arti Insentif? Penjelasan dan Benefitnya bagi Perusahaan

profil
By admin
arti insentif

Sebagai pemilik bisnis atau seorang pemimpin, penting untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja karyawan dan menumbuhkan lingkungan kerja yang lebih inovatif dan produktif.

Menawarkan insentif di luar gaji pokok merupakan salah satu cara yang bagus untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan kompetitif untuk memotivasi karyawan lebih berenergi dalam bekerja.

Lebih jauh lagi, pemberian insentif yang seimbang akan mengubah cara pandang karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan seperti yang kita inginkan. Menjadi jauh lebih cepat, lebih efektif dan lebih menyenangkan.

Apa Arti Insentif bagi Perusahaan dan Karyawan?

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti insentif tertulis sebagai tambahan penghasilan (uang, barang, dan sebagainya) yang diberikan untuk meningkatkan gairah kerja; uang perangsang.

Tambahan penghasilan dalam penjelasan tersebut dapat diartikan sebagai hak istimewa bagi setiap karyawan yang menerima karena telah menyelesaikan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya (dan kebanyakan) lebih dari ekspektasi.

Namun, penghasilan tambahan tidak selalu diartikan sebagai uang. Karena, insentif ada 3 tipe:

  • Insentif finansial,
  • Insentif non-finansial,
  • dan insentif sosial.

Selama semua tambahan yang diberikan perusahaan kepada karyawan dapat meningkatkan gairah kerja seperti yang dilakukan oleh seorang inovator.

Sehingga, arti insentif bagi perusahaan dapat diselaraskan dengan berbagai tujuan berikut:

  • Memotivasi karyawan untuk bekerja lebih produktif.
  • Meningkatkan loyalitas karyawan.
  • Memberi kesempatan untuk meningkatkan karyawan bekerja sebagai sebuah tim yang solid.
  • Menunjukkan apresiasi perusahaan kepada karyawan.

Sedangkan bagi karyawan, arti insentif dapat diselaraskan sebagai beberapa benefit berikut:

  • Pendapatan tambahan.
  • Pengakuan hasil kerja dari perusahaan.
  • Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap semua tugasnya.
  • Membantu melampaui indikator kinerja karyawan yang sudah ditentukan.

Apa Saja Bentuk dan Contoh Program Insentif?

karyawan senang karena program insentif

Bentuk dan contoh insentif dapat dibedakan menjadi 3 kategori sesuai dengan tipe insentif yang juga ada 3. Berikut ini daftarnya.

1. Bentuk dan Contoh Insentif Finansial

Semua hal yang berhubungan dengan uang secara langsung, antara lain:

  • Project bonuses: Bonus dari hasil menyelesaikan suatu proyek.
  • Spot bonuses: Bonus yang diberikan secara langsung karena telah mengerjakan sesuatu yang memuaskan.
  • Performance bonuses: Bonus yang diberikan secara rutin (biasanya setahun sekali) berdasarkan performa karyawan selama 1 periode terakhir.
  • Kenaikan gaji karena prestasi.
  • Profit sharing: Membagi hasil profit perusahaan dengan beberapa karyawan yang punya banyak prestasi.

2. Bentuk dan Contoh Insentif Finansial

Semua hal yang tidak berhubungan dengan uang secara langsung, antara lain:

  • Upgrade alat kerja.
  • Piknik/gathering 1 divisi atau semua divisi.
  • Makan siang gratis.

3.  Bentuk dan Contoh Insentif Sosial

Semua hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan uang, antara lain:

  • Pengakuan hasil kerja di depan semua tim.
  • Cuti atau liburan tambahan.

Anda masih bisa menambahkan lebih banyak bentuk insentif pada masing-masing kategori.

5 Tips Memulai Program Insentif di Kantor

Sebelum memulai program insentif di kantor, penting untuk memahami kondisi keuangan perusahaan dengan budaya organisasi perusahaan yang sedang berjalan. Pastikan semua manajemen paham dengan apa yang akan dijalankan.

  1. Tentukan dengan jelas tujuan dari program insentif menyesuaikan dengan jenis bisnis yang perusahaan Anda jalankan. Jika jelas jumlah sales yang dibutuhkan, maka jadikanlah sales sebagai pencapaiannya.
  2. Tentukan insentif tersebut akan diberikan kepada individu atau kepada tim. Jika divisi tersebut membutuhkan kerja sama tim yang bagus, sebaiknya berikanlah insentif kepada tim.
  3. Sesuaikan jenis insentif yang akan diberikan dengan kondisi keuangan perusahaan. Poin ini mungkin butuh diskusi lebih lanjut dengan bagian akuntansi atau keuangan.
  4. Prioritaskan insentif yang sesuai dengan kebutuhan tim dan karyawan. Ini akan membantu mereka.
  5. Transparan dan utamakan punya dokumentasi performa dari apa yang mereka kerjakan.

Bagaimana menurut Anda? Apakah insentif ini cocok untuk membuat karyawan Anda punya semangat 10x lipat lebih banyak?

Jangan tunggu nanti-nanti, action-lah mulai sekarang. Bila butuh informasi mengenai pelatihan karyawan dan manajemen informasi untuk meningkatkan performa perusahaan, hubungi kami dengan menekan klik tombol di bawah ini.

Ditulis oleh Rendy Andriyanto

Like it? Share it!

Get In Touch!

Ingin konsultasi seputra pengembangan inovasi di perusahaan Anda? Jangan ragu hubungi kami, konsultasi gratis.

    Apa Itu Intrapreneurship beserta 7 Karakteristik Utamanya

    Dalam berkarir di perusahaan, tak jarang ada beberapa karyawan yang ditunjuk atasan untuk mengerjakan project dengan tujuan menghadirkan inovasi dan ide-ide cemerlang. Inovasi yang ada nantinya ini tentu memiliki tujuan agar bisnis di perusahaan akan semakin maju. Nah apa yang dilakukan karyawan dalam project tadi disebut dengan intrapreneurship. Sedangkan orang atau karyawan yang mengerjakanya disebut

    By admin
    Baca Selengkapnya

    Bagaimana Cara Berinovasi di Perusahaan? Ikuti 8 Langkah Berikut!

    Dalam persaingan bisnis yang semakin sengit saat ini, membuat siapapun pengusahanya mau tak mau harus terus bergerak dan tahu cara berinovasi dengan pasti. Bisnis yang diam tanpa pengembangan produk atau manajemen memang akan mudah tergeser atau tersisih. Dari sinilah peran inovasi dalam sebuah bisnis sangat penting bagi kelanjutan perusahaan. Tapi bagaimana cara berinovasi atau menciptakan

    By admin
    Baca Selengkapnya

    Penasaran dengan Peran Manajer Inovasi? Ini Daftarnya!

    Inovasi adalah usaha yang sangat kompleks dan komprehensif. Dibutuhkan berbagai fungsi dan keterampilan untuk mengembangkan produk atau layanan baru dari ide awal dan memposisikannya dengan sukses di market. Hal ini menempatkan berbagai tuntutan pada manajemen inovasi di sebuah perusahaan. Manajer inovasi adalah karyawan yang punya peran dan tanggung jawab berfokus pada pengembangan produk, layanan, atau

    By admin
    Baca Selengkapnya