Apa Itu Intrapreneurship beserta 7 Karakteristik Utamanya

profil
By admin
intrapreneurship

Dalam berkarir di perusahaan, tak jarang ada beberapa karyawan yang ditunjuk atasan untuk mengerjakan project dengan tujuan menghadirkan inovasi dan ide-ide cemerlang.

Inovasi yang ada nantinya ini tentu memiliki tujuan agar bisnis di perusahaan akan semakin maju.

Nah apa yang dilakukan karyawan dalam project tadi disebut dengan intrapreneurship. Sedangkan orang atau karyawan yang mengerjakanya disebut intrapreneur.

Prinsip Intrapreneurship

Sesuai namanya maka ketika intrepreneurship ini dijalankan di sana kita akan jumpai prinsip-prinsip kewirausahaan.

Prinsip kewirausahaan ini sendiri terkait dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan bisnis. Dari sini maka dalam praktiknya, prinsip intrepreneurship menuntut karyawan agar bisa mendapatkan ide-ide dan inovasi baru untuk produk atau jasa perusahaan sehingga diminati banyak konsumen.

Intrepreneurship Menurut Beberapa Ahli 

Supaya lebih memahami arti dari intrepreneurship maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut definisi intrepreneurship berdasarkan beberapa pendapat para ahli :

  1. Menurut Hisrich (2001), Intrapreneurship yaitu suatu metode untuk merangsang dan kemudian memanfaatkan individu dalam suatu organisasi yang berpikir bahwa sesuatu dapat dilakukan secara berbeda dan baik.
  2. Menurut Sofyan Ramadhan (2012), Intrapreneurship yakni sikap dan jiwa entrepreneurship yang harus dimiliki seseorang, semacam internal driven seseorang yang mampu bekerja mandiri dalam suatu unit/organisasi.
  3. Menurut Princhott (1985), seorang intrapreneurship adalah seorang yang memfokuskan pada inovasi dan kreatifitas dan yang mentransformasi suatu mimpi atau gagasan menjadi usaha yang menguntungkan yang dioperasikannya dalam lingkup lingkungan perusahaan. (dalam Budiharjo (2011:152)

Dari beberapa definisi intrapreneurship menurut para ahli di atas maka bisa disimpulkan bahwa intrapreneurship yaitu sifat dan jiwa kewirausahaan atau Entrepreneurship dalam diri karyawan yang dituangkan dan diimplementasikan pada bisnis sebuah Perusahaan.

Karakteristik Intrapreneurship

Dalam intrepreneurship sendiri ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki seseorang yang menjalankannya. Nah berikut beberapa karakteristik dari intrepreneurship :

1. Menciptakan usaha baru

Karakter pertama yang harus dimiliki seorang karyawan dalam intrapreneurship adalah menciptakan usaha baru. Sesuai dengan asal usul katanya maka dalam intrapreneurship seorang karyawan dituntut untuk bisa melahirkan bisnis baru dalam perusahaan. Melahirkan bisnis baru dalam hal ini bukan berarti karyawan akan membuat bisnis sendiri di luar perusahaan. Tapi maksud dari intrapreneurship di sini adalah karyawan diharuskan mampu memiliki jiwa wirausaha untuk membantu bisnis perusahaan.

2. Inovasi produk atau layanan

Dalam menghadirkan dan mengembangkan inovasi, seorang intrepreneurship diharuskan untuk memiliki jiwa kepemimpinan teknologi. Dari jiwa kepemimpinan ini nantinya akan diterapkan pada inovasi produk atau layanan secara berkelanjutan.

3. Inovasi proses

Dalam bisnis dengan persaingan ketat, seorang intrepreneurship juga dituntut untuk mampu menghadirkan bisnis yang produktif, berkualitas dan efisien. Dari sinilah dibutuhkan inovasi proses yang nyata dan cemerlang.

4. Proaktif

Untuk bisa mendapat ide-ide dan inovasi brilian, mau tak mau intrepreneurship harus proaktif dalam bekerja dibanding ikut-ikutan pesaing. Sikap proaktif sendiri memang akan lebih banyak berpeluang memperoleh ide-ide baru dari pengalaman dan pengamatan di sekitarnya.

5. Berani mengambil Resiko

Sama seperti menjadi entrepreneurship yang penuh risiko, dalam intrapreneurship juga muncul beberapa risiko yang harus dihadapi. Nah sebagai intreprenur, maka kamu tidak boleh takut pada risiko tersebut. Walau dalam situasi yang serba tidak pasti, seorang intrepreneur harus bisa mengambil keputusan dan strategi atau kebijakan dengan menghadapi segala risiko yang ada.

6. Memperbarui organisasi

Tidak hanya membangun bisnis dalam perusahan, tapi seorang intrapreneur ini juga diharapkan mampu mengubah organisasi melalui pembaruan dari ide-ide yang dimiliki. Pembaharuan organisasi ini memang sesuatu yang perlu dilakukan di tiap-tiap waktu agar terjadi penyegaran dan munculnya produktivitas yang lebih baik.

7. Kompetitif agresif

Terakhir, karakteristik seorang intrapreneur adalah kemampuannya dalam menghadirkan kompetisi yang agresif. Dalam persaingan yang dimiliki oleh perusahaannya, maka intrapreneur harus maju dan mampu menantang persaingan tersebut. Dari sini maka akan ditemukan titik masuk untuk meningkatkan posisi organisasi atau perusahaannya.

Itulah penjelasan mengenai intrapreneur dan karakteristiknya. Dari sini kamu yang memang ditunjuk perusahaan dalam project intrepreneurship bisa menjadikan beberapa karakteristik di atas sebagai panduan atau acuan.

Dapatkan konsultasi membuat laboratorium inovasi yang kompeten bersama 2.000+ inovator di SPRINTHINK dengan mengisi form yang ada di halaman home website, tim kami akan menghubungi perusahaan Anda maksimal 1×24 jam.

Like it? Share it!

Get In Touch!

Ingin konsultasi seputra pengembangan inovasi di perusahaan Anda? Jangan ragu hubungi kami, konsultasi gratis.

    8 Kriteria Perusahaan Inovatif yang Wajib Ditiru

    Inovasi tidak datang dengan sendirinya ke dalam sebuah perusahaan. Membutuhkan perusahaan yang secara aktif mengembangkannya dalam ribuan cara, mulai dari mempekerjakan anggota tim baru hingga meluangkan waktu untuk bereksperimen pada ide-ide segar. Namun, ada beberapa kriteria perusahaan inovatif yang dapat kita kenali dan kita tiru untuk menjadikan perusahaan Anda sendiri lebih mudah berkembang dan mendapatkan

    By admin
    Baca Selengkapnya

    10 Cara Meningkatkan Produktivitas Manajemen Perusahaan di 2022

    Sejak pandemi COVID-19 melanda, banyak hal yang berubah dalam kehidupan, termasuk dalam dunia kerja. Meski bekerja secara remote bukan konsep baru, tapi di era New Normal, banyak perusahaan yang menerapkan Work From Home alias bekerja online dari rumah. Bahkan, tak sedikit perusahaan yang menerapkan  sistem kerja hybrid bagi karyawan, kadang datang ke kantor, dan selebihnya

    By admin
    Baca Selengkapnya

    7 Cara Meningkatkan Kemampuan Leadership Terbaik

    Tahukah Anda bahwa 79% karyawan akan meninggalkan pekerjaannya jika mereka tidak merasa dihargai oleh mereka yang memegang peran kepemimpinan? Seperti kata pepatah, orang berhenti karena bos, bukan perusahaan. Inilah sebabnya penting bagi manajer untuk terus-menerus melihat bagaimana meningkatkan kemampuan leadership mereka. Tidak hanya itu akan meningkatkan omset, tetapi tim Anda akan lebih produktif, efisien dan

    By admin
    Baca Selengkapnya